Artikel
Ust. H. Miftah Fauzi Rakhmat Kita awali pagi 10 dzulhijjah dengan memanjatkan syukur ke hadirat ilahi. Puji bagi dia, yang telah memanjangkan umur kita, yang telah memberikan kita tambahan usia, sehingga ‘id, hari...
selengkapnya KH. Jalaluddin Rakhmat Dalam surat Al-Fatihah, Allah swt berfirman : tunjukilah kami jalan yang lurus,(yaitu) jalan orang-orang yang telah engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang...
selengkapnya Seperti anda ketahui, pada hari minggu, 21 september 1997 beberapa waktu yang lalu, di aula masjid Istiqlal ada seminar. Seminarnya sangat terbatas. Di harian Terbit saya membaca, ketika panitinya ditanya mengapa cendekiawan lain seperti...
selengkapnya Jalaluddin Rakhmat AL-TANWIR Nomor 101, Edisi 7 Oktober 1997 Kini kita akan membahas ayat wa iyyaka nasta’in. di antara permohonan tolong kita kepada Allah ialah agar kita dilindungi dari laknat...
selengkapnya KH. Jalaluddin Rakhmat Suatu saat seorang sahabat amirul mukminin yang bernama Hammam(1) datang menemui Imam. Hammam seorang yang taat beribadah. Ia berkata kepada Imam, "Ya Amirul Mukminin, ceritakan kepada saya...
selengkapnya Ust. Miftah F. Rakhmat Alkisah, pernah suatu saat para sahabat memanggil Rasulullah SAW dengan gelaran, “sayyidul anaam” penghulu manusia. Meskipun benar gelar itu untuk beliau, tapi nabi SAW mengigatkan...
selengkapnya KH. Jalaluddin Rakhmat Imam ali itu kalau berbicara pendek-pendek. Imam ali bersabda. Saya pernah menyampaikan “imam ali bersabda”, di facebook. Ada yang protes, “Hah imam ali bersabda? Siapa...
selengkapnya KH. Jalaluddin Rakhmat Sebentar lagi kita melihat dan mendengarkan pernyataan dua anak manusia: ijab dan qabul. Kalimat-kalimatnya terdengar bersahaja, tetapi akibatnya luar biasa. Dengan kedua kalimat itu, perbuatan maksiat...
selengkapnya Ust. H. Miftah Fauzi Rakhmat Bersama idris, kita merenungi arti kenikmatan; betapa setiap kebahagian yang kita rasakan, pasti terbaring disamping kita, orang-orang yang kekurangan. Dari idris pula kita belajar makna kematian;...
selengkapnyaKH. Jalaluddin Rakhmat Arafah, Sembilan dzulhijjah, pada paruh kedua abad pertama hijriyah. Ratusan ribu kaum mislimin berkumpul di sekitar Jabal Rahmah, bukit kasih sayang. Segera setelah tergelincir matahari, terdengar gemuruh...
selengkapnya KH. Jalaluddin Rakhmat Abu mikhnaf dan republika. Saya ingin mengomentari artikel yang dimuat di surat kabar Republika hari ahad, 12 Desember 2010 ditulis oleh Syahrudin Elfikri. Di ujung ia mengatakan begini: Riwayat yang...
selengkapnya Abdullah Yusuf Ali Prakata. Yang akan saudara baca pada lembar berikutnya ini adalah ceramah yang saya sampaikan di London, pada sebuah majelis asyura, kamis 28 Mei 1931 (10 muharram 1350 H). bertempat di Hotel Waldorf, London pada...
selengkapnyaBeberapa waktu yang lalu saya menulis buku kecil “An Adventure with Rindu Rasul.” Ini buku pertama dari rencana trilogi seri yang sama. Buku yang mengisahkan perjalanan umrah dan ziarah Jamaah Rindu Rasul itu saya awali...
selengkapnyaPada tahu keenam hijrah, Nabi Muhammad SAW. Bermaksud melakukan ibadah haji. Jamaah haji yang pertama ini berhenti di hudaibiyah untuk memulai ihram. Mekkah masih dikuasai kaum musyrik. Walupun Nabi menegaskan kedatangannya hanya untuk...
selengkapnya"Dan ibadah haji ke Rumah itu wajib bagi manusia karena Allah (bagi) orang yang mampu mengadakan perjalanan kesana” ( Ali Imran 96). Apakah ukuran mampu itu? Para sahabat Nabi SAW. Menyebutkan dua: ada bekal dan...
selengkapnyaSaya akan memulai pembahasan ini dengan hadis-hadis Rasulullah saw. Yang ada hubunganya dengan salat dan ada pula hubungannya dengan kemasyarakatan. Dalam sebuah hadis, disebutkan bahwa Rasulullah saw. Pernah bersabda: “Akan...
selengkapnyaSaya diminta untuk berbicara tentang nikmat salat. Terlebih dahulu kita akan bertanya, “di mana letak kenikmatan salat itu? Ada kawan saya yang telah mendatani beberapa guru, belajar beberapa aliran tarekat, dengan maksud ingin...
selengkapnya